semester 1
bab 1
A. Membaca
Teks
Budaya Antri, Mengapa Tidak?
“On line, please!”
“On line, please!”
Demikian berkali-kali terdengar suara
petugas di loket pengurusan visa. Entah sampai kapan kita bisa
menanamkan etos disiplin. Jalanan macet, birokrasi semrawut, loket-loket
pembayaran berjubel berdesak-desakan, semua semakin parah hanya karena kita
tidak mempunyai etos disiplin. Padahal kita telah mengimpor prasarana
baru untuk menumbuhkan disiplin. Sering kita lihat dibangunnya jalan tol,
dibukanya restoran-restoran Amerika, bank-bank asing, dan supermarket yang
diharapkan di tempat-tempat itu kita dilatih antri, dilatih sabar, dan dilatih
menghormati hak azasi orang lain. Ironisnya, kalangan elit yang notabene
terpelajar dan tahu aturan malah menyumbangkan perannya sebagai agen ketidaktertiban
antri, meskipun yang dominan tetap masyarakat bawah.
Untuk kelompok papan atas, uang tidak menjadi masalah, di kalangan akar rumput
justru uang paslah persoalan urgen yang menyebabkan mereka tidak
tertib. Pemandangan bergerombol, berdesak-desakan, dan sikut-sikutan masih sering kita lihat di
tempat-tempat umum. Coba kita tengok bus kota kita. Sampai saat ini, kita belum
bisa menemukan pemandangan tertib antri penumpang bus.
Yang tidak bisa diabaikan berkaitan dengan
budaya antri ini adalah petugas pelaksana pelayanan publik, baik itu petugas
jaga loket penjualan karcis, atau yang sejenisnya, termasuk petugas security.
Terkadang banyak orang tidak mau antri karena sikap dan ulah mereka yang berat
sebelah hanya karena umur, status sosial, kemampuan ekonomi, dan tinggi
rendahnya pendidikan. Tentu kebiasaan seperti itu akan mendorong masyarakat
untuk tidak mematuhi budaya antri. Dan bisa jadi keadaan inilah mungkin yang
menjadi pangkal tidak dimilikinya etos disiplin dalam masyarakat kita.
Dalam zaman modern ini terlebih di era millenium ini tidak berlaku
lagi budaya harap maklum. Semua mempunyai tanggung jawab sendiri, tidak ada deferensiasi
karena sebab apapun. Yang datang terlambat harus berdiri di belakang antrian.
Memang ada perkecualian dalam setiap ketentuan. Tetapi kalau perkecualian itu
lebih besar daripada yang semestinya, itu berarti preseden buruk.
Bukan polisi yang salah bila
lalu lintas semrawut dan
orang saling berebut. Bukan pemerintah yang keliru bila masyarakat tak bisa
patuh. Tapi kita. Satu per satu dari kita harus introspeksi agar menjadi
makhluk yamg disiplin. Satu per satu dari kita perlu mendapat penghormatan
sambil tidak lupa menghormati sesama kita setinggi-tingginya. Sangat mungkin
terjadi disiplin nasional akan menjadi acuan penghormatan kita. Baik kepada
undang-undang, kepada diri kita sendiri, maupun terhadap masyarakat secara nasional.
Mengapa kita tidak bisa mengambil pelajaran atas budaya disiplin, dalam hal ini
budaya antri, dari negara tetangga kita yang sudah maju, misalnya Jepang dan
Singapura. Di sana masyarakat sudah terbiasa antri. Tidak umpel-umpelan, meskipun sudah membayar barang obralan, toh
mereka tetap antri sampai berekor panjang.
Kalau sampai kapan pun kita tidak bisa tertib, alangkah memalukan.
Kedudukan kita dalam keluarga bangsa-bangsa ditentukan oleh kemampuan kita
untuk disiplin menghormati orang lain. Kita tidak bisa terus-menerus liar
berebutan. Memang di sinilah tantangan yang sedang kita hadapi dan masih
memerlukan norma-norma baru.
Tetapi cobalah kita berandai-andai
membangun norma-norma baru yang lebih unggul, lebih relevan dengan zaman dan
lebih memuliakan manusia sebagai mahkluk yang berbudaya. Dengan pikiran yang
jernih, kita mulai bisa melihat bahwa budaya bukanlah milik kita pribadi,
tetapi milik kita bersama. Kalau kita masing-masing tahu diri, akhirnya
masyarakat juga tahu diri. Kalau kita satu per satu sadar akan pentingnya
budaya tertib dan disiplin, bangsa kita pun akan sa
………………………………………………………………….
3.
B. Pilihlah 5 kata dari kata-kata di atas, kemudian
buatlah 5 kalimat menggunakan kata-kata tersebut.
1.
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
2.
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
3.
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
4.
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
5.
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
C. Berikan pendapatmu terhadap budaya antri di kalangan
siswa SMP YPK saat ini.
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….....................................
D. Buatlah sebuah kalimat kesimpulan berdasarkan wacana
di atas!
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
E.
Buatlah ringkasan dari
wacana di atas.………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
RANGKUMAN MATERI DAN LEMBAR KERJA SISWA
Mata Pelajaran : Bahasa dan Sastra
Indonesia
Kelas/Semester : 7/1
Guru : Retno Utami, S.Pd.
Nama Siswa/Kelas
........................................
:::……………………………………………………………………………………………………………………………
Kompetensi Dasar:
2.2 Menyampaikan pengumuman dengan intonasi yang tepat serta menggunakan
kalimat-kalimat yang lugas dan sederhana.
4.3 Menulis teks pengumuman dengan bahasa yang efektif, baik, dan benar.
MENULIS
TEKS PENGUMUMAN
Pemberitahuan
atau penyebaran informasi mengenai suatu hal atau kegiatan biasa dikenal dengan
pengumuman. Pengumuman dapat disebarkan melalui beragam media, misalnya
televisi, radio, surat edaran, memasangnya di papan pengumuman, memasangnya di
media cetak seperti surat kabar, atau majalah.
Agar kamu dapat menulis pengumuman dengan baik
dan bermakna, kamu akan melakukan serangkaian aktivitas berikut: (1) dapat
membaca beragam contoh pengumuman, (2) mendiskusikan isi pengumuman, (3)
menulis teks pengumuman, dan (4) menilai teks pengumuman yang kamu tulis.
1. Membaca Contoh Beragam Teks Pengumuman
Beragam
contoh pengumuman dapat kita lihat setiap hari. Coba kamu amati dengan saksama
beberapa contoh teks pengumuman berikut ini!
Contoh 1
Pengumuman Pemenang Kuis Egg Bo
1. Nur
Rochman, Yogyakarta
2. Yayat
Ahmad Hidayat, Ciamis
3. Esa
Hergatama, Tangerang
Untuk
pemenang yang tinggal di wilayah Jakarta dimohon mengambil hadiahnya di Promosi
XY-Kids Gedung Guna Elektro Lt 2, Jl. Arjuna utara No.50, Kebun Jeruk, Jakarta
Barat 11510, Telepon: (021) 56662153, 5662734, Fax: (021) 5634426. Sedangkan
bagi pemenang yang tinggal di luar wilayah Jakarta, hadiah akan dikirim ke
alamat yang tertulis di kartu pos yang dikirim pemenang.
(Toys Rus,
XY KIDS Edisi 05/1/29 September--12 Oktober 2003)
Contoh 2
PENGUMUMAN
Kepada:
Kru Star FM dan Masyarakat Umum
Untuk
mengembangkan kemampuan di bidang kepenyiaran, Manajer Star FM akan mengadakan
pelatihan singkat kepenyiaran kepada para kru Star FM dan kepada masyarakat
yang berminat.
Pelatihan
akan dilaksanakan pada
Hari :
Rabu, 12 Mei dan Kamis 13 Mei 2010
Pukul :
14.00—15.00 WIB.
Kru dan masyarakat yang berminat mengikuti
pelatihan ini dimohon segera mengisi formulir pendaftaran dan mengembalikan
formulir tersebut paling lambat tanggal 10 Mei 2010.
Manager
Operasional Star FM
Contoh 3
PENGUMUMAN
Diumumkan
kepada para siswa kelas VII SMP Sinar Mulia yang telah ditunjuk menjadi petugas
upacara Hari Pendidikan Nasional 2010, diharap berkumpul di lapangan upacara
pada hari Senin,1 Mei 2010 pukul 08.00 tepat, untuk melaksanakan gladi bersih
persiapan upacara Hari Pendidikan Nasional 2010. Dimohon semua hadir tepat
waktu.
Pembina
Osis
2.
Mendiskusikan Isi Pengumuman
Setelah
membaca tiga contoh pengumuman tersebut, diskusikanlah hal-hal berikut!
Aspek yang didiskusikan
|
Contoh 1
|
Contoh 2
|
Contoh 3
|
|||||||
Siapakah yang mengumumkan?
|
||||||||||
Kepada siapa
pengumuman
itu ditujukan?
|
||||||||||
Apakah isi pengumuman
tersebut?
|
||||||||||
Apa tujuan utama
pengumuman itu?
|
||||||||||
Adakah kata-kata sulit dalam
pegumuman Itu yang tidak dipahami?
|
||||||||||
Untuk menambah wawasanmu tentang
pengumuman, bacalah informasi berikut!
a. Pengumuman adalah pemberitahuan atau
penyebaran informasi mengenai suatu hal atau kegiatan kepada khalayak umum.
b. Oleh
karena ditujukan kepada khalayak umum, bahasa pengumuman harus jelas, lugas,
tidak menimbulkan banyak tafsiran makna, dan tidak memuat kata-kata yang sulit
dipahami, dan tentu saja harus bermakna.
Tugas Menulis Teks Pengumuman
Setelah kamu mengamati tiga macam contoh
pengumuman tersebut, berlombalah menulis teks pengumuman dengan ketentuan
sebagai berikut!
•
Peserta
lomba adalah kelompok
•
Sasaran
: semua siswa di sekolahmu
•
Isi : lomba karya tulis ilmiah remaja dalam
rangka memperingati ulang tahun sekolah ke-25
•
Penyelenggara
: OSIS
•
Waktu
pelaksanaan : 6 Oktober 2010
•
Tempat
pelaksanaan : di aula sekolahmu
•
Waktu
pendaftaran : 1 Agustus s.d. 5 Oktober 2010
•
Tempat
pendaftaran : Sekretariat OSIS
•
Lomba
ini akan memperebutkan piala Kepala Sekolah.
•
Peserta
dapat menciptakan kreasi sesuai dengan ciri khas masing- masing kelompok dengan
memperhatikan unsur keaslian.
•
Usahakan
pengumuman yang kamu susun benar-benar bermakna (jelas, dapat dipahami, dan
berguna)
• Dapat ditambahkan
dengan gambar/ilustrasi/warna-warni
• Buatlah pengumuman
tersebut di kertas gambar A3
***********************************************************************
RANGKUMAN
MATERI DAN LEMBAR KERJA SISWA
Nama/Kelas :………………………………………………
Mata
Pelajara : Bahasa Indonesia
Guru : Retno Utami,S.Pd.
Menyimpulkan
Pesan Dongeng dalam Bentuk Ungkapan dan Peribahasa
Suatu pesan dalam karya sastra dapat
dikenali setelah tema dipahami. Pesan yang terkandung dalam karya sastra,
termasuk dongeng, dapat dirumuskan dalam bahasa yang lugas, yang maknanya dapat
dimengerti secara langsung. Selain itu, pesan dirumuskan dalam bentuk ungkapan
atau peribahasa. Misalnya, ada pesan dalam dongeng “Menjadi orang hendaknya
jangan mengikuti hawa nafsu karena dapat menghancurkan diri sendiri”. Pesan
tersebut dapat dikemukakan dalam bentuk peribahasa: “Turutkan rasa binasa,
turutkan hati mati”. Watak Jaka Tole yang santun dan tidak sombong itu
dikatakan dalam ungkapan sebagai seseorang yang rendah hati. Perhatikan
kembali contoh penggunaan peribahasa dan ungkapan pada contoh berikut!
Contoh 1
Pada kehidupan saat ini sulit dicari laki-laki yang bersikap rendah hati
seperti Jaka Tole.
Contoh 2)
Melihat teman-temanku yang begitu hebat, aku menjadi rendah diri.
Aku takut teman-teman di asrama tidak mau berteman denganku. Namun,dugaanku
salah, mereka semua ternyata teman-teman yang baik hati.
Pada contoh 1), untuk mengungkapkan kesialan yang
bertubi-tubi, digunakan peribahasa Sudah jatuh tertimpa tangga.
Pada contoh 2), untuk menyatakan rasa minder/merasa
dirinya kurang, diungkapkan dengan kata rendah diri dan untuk menyatakan
sifat teman-temannya yang tidak sombong digunakan ungkapan baik hati.
Dari contoh tersebut, kamu dapat membuat simpulan
tentang pengertian peribahasa dan ungkapan. Cocokkan jawabanmu dengan
penjelasan berikut!
a. Peribahasa (pepatah) adalah kalimat yang tetap susunannya dan biasanya
mengisahkan maksud tertentu. Bentuk peribahasa lebih panjang daripada ungkapan,
berbentuk kalimat.
Peribahasa yang berisi nasihat, peringatan, atau
sindiran disebut bidal. Peribahasa yang berupa perbandingan disebut perumpamaan.
Contoh peribahasa:
1. Ada gula ada semut
2. Tak ada rotan akar pun jadi
3. Karena nila setitik rusak susu sebelanga
b. Ungkapan adalah gabungan kata yang maknanya berbeda dengan kata-kata yang
membentuknya. Bentuknya lebih singkat daripada peribahasa.
Contoh ungkapan:
1. Besar mulut
2. Ringan tangan
3. Makan angin
Latihan A
Gunakan peribahasa dan ungkapan untuk melukiskan
ilustrasi berikut!
1. Pak Madi adalah
pekerja cermat serta memiliki perhitungan yang matang.
Beberapa pekerjaan dapat dilakukan
sekaligus.
Peribahasa yang tepat untuk melukiskan ilustrasi tersebut adalah
..................................................................................................................................
2. Namun sayang, karena kesuksesannya Pak Madi menjadi sombong/congkak.
Ungkapan yang tepat untuk melukiskan watak Pak Madi
adalah
.......................................................................................
.………………………….
3. Pak Sabar adalah orang yang sukses dalam banyak
bidang. Berbagai gelar pendidikan tinggi sudah diraihnya, berbagai jabatan
penting kini didudukinya. Yang perlu dicontoh adalah tidak pernah sedikit pun
tampak kesombongannya, semakin tua dia pun semakin bijak.
Peribahasa yang tepat untuk melukiskan ilustrasi
tersebut adalah
.........................................................................................................................................
Ungkapan yang tepat untuk melukiskan sifat Pak Sabar
adalah
.........................................................................................................................................
4. Pak Bendot sudah memiliki seorang istri yang
cantik dan setia. Namun, diam-diam ia memiliki istri simpanan. Istrinya sangat
mempercayainya, sehingga bertahun-tahun rahasia itu tertutup rapat. Namun, pada
suatu hari istrinya tak sengaja memergokinya sedang berduaan dengan istri
simpanannya di sebuah restoran. Akhirnya rahasia yang rapat ditutupinya pun
terbongkar.
Peribahasa yang tepat untuk melukiskan peristiwa di atas adalah
.......................................................................................................................................
Ungkapan
yang tepat untuk lelaki yang memiliki sifat seperti Pak Bendot
adalah .........................................................................................................................
Latihan
B
Carilah buku-buku kumpulan
peribahasa dan ungkapan di perpustakaan, lalu kerjakan tugas-tugas berikut ini!
1. Catatlah 5
Peribahasa dan maknanya.
2. Buatlah 5 kalimat
yang menggunakan peribahasa tersebut.
3. Cacatlah 5 buah
ungkapan dan maknanya.
4. Buatlah ilustrasi
seperti contoh di atas yang sesuai dengan ungkapan itu.
Peribahasa
|
Makna
|
Kalimat
|
1.
|
||
2.
|
||
3.
|
||
4.
|
||
5.
|
Ungkapan
|
Makna
|
Ilustrasi
|
1.
|
||
2.
|
||
3.
|
||
4.
|
||
5.
|
Nama/Kelas:………………………………….
Latihan C
Pilihlah satu
pilihan jawaban yang paling tepat!
1. Penulisan pembukaan kalimat pengumuman berikut yang
paling tepat adalah ...
A. Diumumkan kepada semua para siswa kelas III untuk
segera mengumpulkan akta kelahiran dan pasfoto ukuran 3 X 4 cm.
B. Diumumkan kepada para siswa kelas III untuk segera
mengumpulkan akta kelahiran dan pasfoto ukuran 3 X 4 cm.
C. Diumumkan kepada siswa kelas III untuk segera
mengumpulkan akta kelahiran dan pasfoto ukuran 3 X 4 cm.
D. Diumumkan kepada seluruh siswa kelas III untuk
segera mengumpulkan akta kelahiran dan pasfoto ukuran 3 X 4 cm.
Lomba Foto Fun
Tastic Mom & Kid
Ibu yang hebat selalu memastikan si kecil kebanggaannya memiliki 10
tanda umum anak bergizi baik. Seperti apa sih ibu & anak hebat ini? Maka
kirimkan foto ibu & si kecil dan menangkan hadiah senilai total 10 juta
rupiah.
2. Manakah yang benar mengenai jumlah hadiah yang
diterima pemenang berdasarkan teks tersebut ...
A. Juara I mendapatkan hadiah 10 juta rupiah.
B. Setiap juara mendapatkan 10 juta rupiah
C. Jumlah total hadiah yang akan diberikan kepada
semua juara 10 juta rupiah.
D. 10 juta rupiah untuk pemenang umum.
3. Menurut pengumuman tersebut, Ibu yang memiliki
persyaratan untuk ikut dalam lomba foto ini adalah ...
A. Semua ibu yang memiliki bayi.
B. Ibu yang memiliki bayi yang sehat dan bergizi.
C. Ibu yang memiliki bayi yang montok.
D. Ibu yang memiliki bayi dengan 10 tanda umum anak
bergizi baik.
4. Menurutmu foto yang dikategorikan Fun Tastic adalah
...
A. Foto yang lucu
B. Foto yang lucu dan menarik
C. Foto yang menarik
D. Foto yang menyenangkan
***********************************************************************************
ARYA MENAK
Dikisahkan pada zaman Arya Menak hidup, Pulau Madura
masih sangat subur. Hutannya sangat lebat. Ladang-ladang padi menguning. Arya
Menak adalah seorang pemuda yang sangat gemar mengembara ke tengah hutan.
Pada suatu bulan purnama, ketika dia beristirahat di
bawah pohon di dekat sebuah danau, dilihatnya cahaya sangat terang berpendar di
pinggir danau itu. Perlahan-lahan ia mendekati sumber cahaya tadi. Alangkah
terkejutnya, ketika dilihatnya tujuh orang bidadari sedang mandi dan bersenda
gurau di sana. Ia sangat terpesona oleh kecantikan mereka. Timbul keinginannya
untuk memiliki seorang di antara mereka. Ia pun mengendap-endap, kemudian
dengan secepat kilat diambil sebuah selendang dari bidadari-bidadari itu.
Tak lama kemudian, para bidadari itu selesai mandi dan bergegas mengambil
pakaiannya masing-masing. Mereka pun terbang ke istananya di surga kecuali yang
termuda. Bidadari itu tidak dapat terbang tanpa selendangnya. Ia pun sedih dan
menangi
Arya Menak kemudian mendekatinya. Ia berpura-pura
tidak tahu apa yang terjadi. Ditanyakannya apa yang terjadi pada bidadari itu.
Lalu ia mengatakan: “Ini mungkin sudah kehendak para dewa agar bidadari berdiam
di bumi untuk sementara waktu. Janganlah bersedih. Saya akan berjanji menemani
dan menghiburmu.”
Bidadari itu rupanya percaya dengan omongan Arya
Menak. Ia pun tidak menolak ketika Arya Menak menawarkan padanya untuk tinggal
di rumah Arya Menak. Selanjutnya, Arya Menak melamarnya. Bidadari itu pun
menerimanya.
Dikisahkan, bahwa bidadari itu masih memiliki kekuatan
gaib. Ia dapat memasak sepanci nasi hanya dari sebutir beras. Syaratnya adalah
Arya Menak tidak boleh menyaksikannya.
Pada suatu hari, Arya Menak menjadi penasaran. Beras
di lumbungnya tidak pernah berkurang meskipun bidadari memasaknya setiap hari.
Ketika istrinya tidak ada di rumah, ia mengendap-endap ke dapur dan membuka
panci tempat istrinya memasak nasi. Tindakan ini membuat kekuatan gaib istrinya
sirna. Bidadari sangat terkejut mengetahui apa yang terjadi. Mulai saat itu, ia
harus memasak beras dari lumbung Arya Menak. Lama kelamaan beras itu pun makin
berkurang.
Pada suatu hari, dasar lumbung padi sudah kelihatan.
Alangkah terkejutnya bidadari itu ketika dilihatnya tersembul selendangnya yang
hilang. Begitu melihat selendang tersebut, timbul keinginannya untuk pulang ke
sorga.
Pada suatu malam, ia mengenakan kembali semua pakaian
sorganya. Tubuhnya menjadi ringan, ia pun dapat terbang ke istananya.
Arya Menak menjadi sangat sedih. Karena
keingintahuannya, bidadari meninggalkannya. Sejak saat itu, ia dan anak
keturunannya berpantang untuk memakan nasi.
Diambil dari www.sarikata.com
5. Cerita ini berisi kisah tentang …
A. Seorang laki-laki yang mendapatkan istri dengan
cara yang curang.
B. Seorang bidadari yang kehilangan kesaktiannya.
C. Seorang lelaki yang tidak patuh pada istrinya.
D. Seorang lelaki yang malang.
6. Watak curang Arya Menak dapat dibuktikan dengan
alasan berikut …
A. Arya Menak mencuri baju bidadari,
menyembunyikannya, dan berbohong tentang perbuatannya.
B. Arya Menak berekeinginan untuk memperistri
bidadari.
C. Arya menak suka mengendap-ngendap perempuan yang
sedang mandi.
D. Arya Menak mengendap-endap ke
dapur dan membuka panci tempat istrinya memasak nasi
7. Dalam cerita tersebut, Arya Menak menderita akibat
ulahnya sendiri. Peri bahasa yang tepat untuk melukiskan peristiwa yang dialami
oleh Arya Menak adalah…
A. Mati ikan karena umpan, mati saya karena budi.
B. Yang elok budi, yang elok bahasa.
C. Sebab budi boleh kedapatan
D. Kalau pandai meniti buih, selamat sampai ke
seberang.
Arya Menak berpura-pura baik kepada Bidadari. Namun,
dibalik kebaikannya ada kemauannya yang tersembunyi.
8. Ungkapan yang tepat untuk melukiskan perbuatan Arya
Menak tersebut adalah …
A. Ada air ada ikan.
B. Air besar batu bersibak.
C. Air jernih ikannya jinak.
D. Ada udang dibalik batu.
Uji Praktik
Berikut ini adalah percakapan dua orang yang telah
membaca cerita Arya Menak tersebut!
A : menurutku Arya Menak dalam cerita tersebut adalah
lelaki yang licik
B : Ah, saya kira tidak. Arya Menak bukan licik,
tetapi pria yang
berusaha untuk memperjuangkan nasibnya.
Bagaimana menurut pendapatmu? Apakah benar Arya Menak berwatak licik?
Jelaskan jawabanmu dengan alasan yang meyakinkan dan dapat dibuktikan
kebenarannya!
…………………………………………………………………………………………………………
Cerita tersebut adalah cerita dongeng yang belum tentu kebenarannya.Menurut
kamu, apakah masih ada laki-laki masa kini yang menanti seorang istri?………
Buatlah kalimat dengan menggunakan ungkapan berikut!
a. ringan tangan
b. kuda hitam
c. putih mata
d. jantung hati
e. buah bibir
sumber: http://griyacintakarya.blogspot.com/2013/05/rangkuman-materi-dan-lks-bahasa.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar