Bab 1
Semester I/GanjilBab I
PEMERINTAH
A. MENDENGARKAN
Menganalisi Laporan
Laporan
adalah segala sesuatu yang dilaporkan. Laporan perjalanan berarti segala
sesuatu yang dilaporkan setelah seseorang melakukan perjalanan. Beberapa contoh
laporan dapat dijumpai di berbagai media, baik media cetak maupun elektronik.
Salah satu informasi tentang laporan dapat kita dengarkan mulalui siaran radio.
Pada
umumnya, laporan perjalanan merupakan jawaban atas pertanyaan “apa, mengapa, siapa, kapan, di mana, ke
mana, dari mana, dan bagaimana” dari sesuatu yang dilaporkan. Menganalisis
laporan adalaha suatu kajian atau penelitian terhadap suatu laporan. Penelitian
atau kajian dalam hal ini dapat meliputi kegiatan sebagai berikut:
1. Memahami isi laporan secara bentuk, isi, maupun
kebahasaan.
2. Mengurangi secara detail/rinci isi laporan.
3. Memberikan suatu pandangan atau pendapat terhadap
laporan berdasarkan suatu teori atau definisi (referensial).
Laporan
adalah segala sesuatu yang dilaporkan. Laporan perjalanan berarti segala
sesuatu yang dilaporkan setelah seseorang melakukan perjalanan. Beberapa contoh
laporan dapat dijumpai di berbagai media, baik media cetak maupun elektronik.
Salah satu informasi tentang laporan dapat kita dengarkan mulalui siaran.Pada umumnya, laporan perjalanan merupakan jawaban atas pertanyaan “apa, mengapa, siapa, kapan, di mana, ke mana, dari mana, dan bagaimana” dari sesuatu yang dilaporkan. Menganalisis laporan adalaha suatu kajian atau penelitian terhadap suatu laporan. Penelitian atau kajian dalam hal ini dapat meliputi kegiatan sebagai berikut:
1. Memahami isi laporan secara bentuk, isi, maupun
kebahasaan.
2. Mengurangi secara detail/rinci isi laporan.
3. Memberikan suatu pandangan atau pendapat terhadap
laporan berdasarkan suatu teori atau definisi (referensial)
B. BERBICARA
Berwawancara dengan Narasumber
Berwawancara,
artinya bertanya jawab dengan seseorang (pejabat, tokoh, masyarakat, seorang
ahli, seniman, dan atlet) untuk memperoleh keterangan atau informasi tentang
suatu hal. Berwawancara dapat dilakukan dua orang atau lebih. Orang yang
bertanya/memberikan pertanyaan disebut pewawancara dan orang yang ditanyai
disebut narasumber. Narasumber biasanya memberikan jawaban keterangan yang
berhubungan dengan pertanyaan profesinya. Selain memberikan jawaban, narasumber
juga dapat memberikan tanggapan, kritikan, imbauan, atau saran kepada pihak
yang berhubungan/berkaitan dengan pertanyaan yang diajukan.
Dalam
menyusun pertanyaan wawancara perlu memerhatikan hal-hal sebagai berikut.
1. Pertanyaan
yang disusun untuk memperoleh informasi dan sesuai tujuan wawancara.
2. Pertanyaan
jangan terlalu panjang.
3.
Kalimat pertanyaan disusun singkat dan jelas.
Agar
dapat berwawancara dengan baik, langkah-langkah yang dilakukan adalah sebagai
berikut :
1. Menentukan
topik wawancara
2.
Memilih dan menhubungi narasumber
3.
Membuat daftar pertanyaan.
4.
Melakukan wawancara.
5.
Mengolah hasil wawancara.
6.
Membuat laporan hasil wawancara.
C. MEMBACA
Membaca
Memindai Buku Telepon
Untuk menemukan
informasi secara cepat dan akurat dari ensiklopedia atau buku telepon, dapat
menggunakan teknik membaca memindai (scanning). Membaca memindai adalah teknik
membaca untuk mendapatkan informasi secara cepat dan akurat langsung ke masalah
yang dicari, tanpa melihat teks lain yang tidak relevan.
Dalam
kegiatan sehari-hari, membaca memindai digunakan untuk mencari nomor telepon, mencari
kata dalam kamus, mencari informasi dari ensiklopedia, mencari entri pada
indeks, mencari angka-angka statistik, melihat daftar perjalanan, dan
lain-lain.
Teknik
membaca memindai (scanning) adalah teknik menemukan informasi dari bacaan
secara cepat, dengan cara menyapu halaman demi halaman secara merata, kemudia
ketika sampai pada bagian yang dibutuhkan, gerakan mata berhenti. Mata bergerak
cepat, meloncat-loncat, dan tidak melihat kata demi kata.
Buku
telepon adalah buku yang memuat daftar nomor telepon, baik nomor telepon
kantor, rumah, maupun tempat-tempat umum penting lainny, dan yang disusun
berdasarkan alamat dan kode wilayah.
Dari
halaman pendahuluan, kita dapat penjelasan yang memudahkan kita menemukan apa
yang kita cari, misalnya nomor-nomor telepon:
1) Departemen, lembaga negara, lembaga
non-departemen;
2) Nama langganan pribadi;
3) Badan usaha, dan
4) Halaman kuning.
Pengelompokan
ini memudahkan dan mempercepat kita dalam menemukan nomor telepon yang dicari.
D. MENULIS
Menulis
Laporan Perjalanan
Pengamatan
sering juga disebut observasi. Pengamatan adalah pengawasan atau peninjauan
secara cermat terhadap suatu kegiatan atau penelitian. Kegiatan observasi harus
dilakukan secara cermat dan teliri. Hal ini bertujuan untuk memudahkan dalam
penyusunan laporan. Agar laporan mudah dipahami, penulisannya harus runtut dan
sistematis. Ada beberapa langkah dalam menyusun laporan, yaitu sebagai berikut.
1. Menentukan isi laporan.
2. Menyusun kerangka laporan.
3. Mengembangkan kerangka menjadi laporan utuh.
Dalam
menulis laporan pengamatan haruslah lengkap, urut, sistematis, singkat dan
jelas, dan dapat dibuktikan kebenarannya.
Untuk
mempermudah penulisan laporan, sebaiknya dibuat kerangka laporannya dulu. Dalam
pengembangan kerangka tersebut dapat berdasarkan urutan waktu, tempat, dan
ruang. Selain itu, ada beberapa syarat yang harus diperhatikan dalam penulisan
laporan, yaitu sebagai berikut.
1. Laporan ditulis dengan bahasa yang baik dan jelas
2. Laporan yang dibuat harus lengkap
3. Laporan harus disajikan dengan menarik.
Sebelum
menulis laporan, perlu memerhatikan sestematika penulisan laporan berikut.
SOAL
1. Berwawancara dapat dilakukan oleh?...
Jawaban :
Dua orang atau lebih
2. Pewawancara orang yang?...
Jawaban :
Bertanya/memberikan pertanyaan
3. Narasumber biasanya memberikan?...
Jawaban :
Jawaban keterangan yang berhubungan dengan pertanyaan profesinya.
4. Teknik membaca memindai bisa disebut?...
Jawaban :
Scanning
5. Pengamatan sering juga disebut?...
Jawaban :
Observasi
Sumber : LKS BAHASA INDONESIA Untuk SMP/Mts Hal 4-8
BAB
2
KEGIATAN
A.
MENDENGARKAN
Menanggapi
Isi Laporan
Menanggapi isi
laporan maksudnya adalah memberikan tanggapan terhadap sebuah laporan
perjalanan yang telah didengar. Tanggapan dapat berupa kritik saran/masukan,
pendapat, komentar, pernyataan setuju atau tidak setuju dan sebagainya.
Hal-hal
yang harus diperhatikan saat mendengarkan laporan perjalanan antara lain
sebagai berikut.
1. Judul laporan
perjalanan.
2. Orang yang melakukan
perjalanan.
3. Tempat tujuan
perjalanan.
4. Waktu melakukan
perjalanan.
5. Tujuan melakukan
perjalanan.
6. Alasan dalam
melakukan perjalanan.
7. Proses perjalanan
tersebut.
8. Hasil dari
perjalanan.
Tanggapan terhadapat laporan dapat berupa pertanyaan,
pengungkapan, persetujuan dan ketidaksetujuan, tanggapan terhadap isi dan
bentuk penyampaian laporan, serta kritik maupun pujian terhadap laporan
tersebut. Untuk menanggapi sebuah laporan perlu memerhatikan hal-hal berikut.
1. Tanggapan
disampaikan secara objektif terhadap laporan yang disampaikan, bagi dari segi
isi maupun bentuk.
2. Tanggapan
disampaikan secara fokus dan tepat sasaran. Dalam hal ini, tanggapan sebaiknya
tidak keluar dari isi laporan yang disampaikan.
3. Tanggapan ditujukan
untuk membangun atau memperbaiki laporan yang disampaikan.
4. Tanggapan
disampaikan dengan bahasa yang santun, jelas, dan komunikatif.
Tanggapan terhadapa suatu laporan dapat ditujukan/
diarahkan pada:
1. Bentuk dan
sistematika laporan
2. Isi laporan
3. Bahasa yang
digunakan
4. Cara menyampaikan
laporan.
B.
BERBICARA
Menyampaikan
Laporan Secara Lisan dengan Bahasa yang Baik dan Benar
Salah satu jenis
tulisan yang berisi hal-hal penting dan suatu kegiatan atau perjalanan dinamakan
laporan. Laporan yang kita buat, termasuk ke dalam wacana teknis. Oleh karena
itu, bahasa yang dipergunakan dalam penyusunannya adalah ragam bahasa baku,
yaitu bahasa Indonesia yang baik dan benar, bahasa yang sesuai dengan EYD.
Dalam penyampaiannya pun, selain bahasa yang baik dan benar, masih ada lagi
beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu sebagai berikiut.
1. Menggunakan bahasa
yang komunikatif
2. Percaya diri.
3. Memahami isi
laporan.
4. Singkat dan jelas.
5. Ucapan dan
intonasinya untuk diwarnai atau dipengaruhi ucapan dan intonasi daerah/dialek
daerah.
C.
MEMBACA
Membaca
Denah
Denah adalah peta atau gambar yang menunjukkan letak
kota, jalan dan sebagainya. Pada denah biasanya dituliskan pula petunjuk arah
mata angin. Tujuannya agar pembaca dapat mengetahui tempat/arah sebenarnya
sesuai dengan yang tertera pada denah tersebut.
Membaca denah mempunyai langkah-langkah sebagai berikut.
1. Baca judulnya. Judul
akan memberi kamu tentang informasi yang akan disampaikan.
2. Lihat dan baca semua
informasi atau keterangan yang ada. Hal itu merupakan kunci penjelasan tentang
denah.
3. Baca denah secara
menyeluruh.
D.
MENUSLIS
Menulis
Surat Dinas
Surat merupakan salah sara untuk menyampaikan pernyataan
atau informasi secara tertulis dari pihak yang satu kepada yang lain. Informasi
itu dapat berupa pemberitahuan, pernyataan, permintaan laporan, pemikiran,
sanggahan, dan sebagainya.
Berikut merupakan bagian-bagian dari surat dinas.
1. Kepala surat/kop
2. Tanggal surat.
3. Nomor surat.
4. Lampiran.
5. Perihal surat.
6. Alamat yang dituju.
7. Salam pembuka.
8. Paragraf pembuka/pembuka
surat.
9. Isi surat
10. Paragraf penutup.
11. Salam penutup
12. Tanda tangan, nama
terang, dan jabatan.
13. Tembusan bila perlu
Berikut beberapa langkah-langkah menulis surat dinas.
1. Tentukan kepada
siapa surat ditujukan.
2. Tentukan kapan dan
dimana surat dibuat.
3. Perhatikan perihal
surat yang ditulis.
4. Perhatikan waktu,
tempat dan acara dalam surat.
5. Gunakan kata-kata
yang singkat dan mudah di mengerti.
Isi surat dinas terbagi menjadi 3 bagian, yaitu pembuka,
isi, surat, dan penutup. Adapun perbedaan surat resmi dan surat pribadi dapat
kamu lihat di dalam tabel tersebut.
NO
|
Ditinjau
dari
|
Surat
Resmi
|
Surat
Pribadi
|
1
|
Sistematika
penulisan
|
Ada
kepala surat, nomor surat, hal surat, tembusan, cap/stempel
|
Tidak
ada
|
2
|
Bahasa
yang digunakan
|
Baku
dan resmi
|
Tidak
resmi
|
3
|
Isi
surat
|
Resmi/kedinasan
|
Pribadi/perseorangan
|
Dalam penulisan surat dinas bahasa yang digunakan adalah
bahasa Indonesia yang baku (terdaftar dalam kamus). Hal ini karena surat resmi
sering digunakan antarinstansi pemerintahan.
SOAL
1. Menanggapi isi
laporan maksudnya adalah memberikan tanggapan terhadap sebuah laporan?...
Jawaban : Perjalanan yang telah didengar.
2. Laporan yang kita
buat termasuk ke dalam?...
Jawaban : Wacana teknis
3. Peta atau gambar
yang menunjukkan letak kota, jalan dan sebagainya disebut?...
Jawaban : Denah
4. Tujuan membaca denah
agar pembaca dapat?...
Jawaban : Mengetahui tempat/arah sebenarnya
sesuai dengan yang tertera pada denah.
5. Sarana untuk
menyampaikan pernyataan atau informasi secara tertulis dari pihak yang satu
kepada yang lain disebut?...
Jawaban : Surat
Sumber :
LKS BAHASA INDONESIA Untuk SMP/Mts Hal 14-17
SEMESTER II/GENAP
BAB 1
KESENIAN
A. MENDENGARKAN
Menjelaskan Tema Dan Latar Novel Remaja Yang Dibicarakan
Novel
merupakan karya sastra yang berbentuk prosa, dengan penceritaan mengenai
tokoh-tokohnya disampaikan secara panjang dan mendetail. Novel hampir sama
dengan roman. Perbedaannya yaitu dalam roman biasanya tokoh diceritakan dari
lahir hingga akhir hayatnya. Adapun dalam novel, tokoh cerita dikisahnya hingga
akhir cerita.
Tokoh-tokoh dalam novel diceritakan secara rinci,
terutama perwatakannya. Karakter tokoh dapat ditandai dari dialog, komentar
tokoh lain, ataupun pengisahan pengarang secara langsung. Latar merupakan
waktu, tempat, dan suasana yang ada dalam cerita, sedangkan alur merupakan
rangkaian peristiwa yang membentuk suatu cerita.
Sebuah novel ada beberapa unsur yang membentuknya. Antara
lain adalah tema dan latar.
1. Tema
Tema adalah gagasana yang menjalin struktur isi cerita.
Tema suatu novel menyangkut segala persoalan, baik berupa masalah kemanusiaan,
kekuasaan, kasih sayang, kecemburuan, dan lain sebagainya. Tema antara satu
novel dengan novel lainnya mungkin saja isi pokoknya sama.
2. Latar
Latar atau yang sering disebut setting adalah tempat dan waktu terjadinya sebuah peristiwa. Pada
umumnya latar berhubungan dengan penggantian tempat, waktu, dan lingkungan
sosial terjadinya peristiwa yang diceritakan. Latar dapat dibedakan dalam 3
unsur pokok.
a. Latar tempat
Latar tempat
berhubungan dengan lokasi terjadinya peristiwa yang diceritakan dalam sebuah
novel.
b. Latar
waktu
Latar
waktu berhubungan dengan masalah kapan terjadinya peristiwa-peristiwa yang
diceritakan dalam sebuah novel.
c. Latar
sosial
Latar
sosial berhubungan dengan perilaku kehidupan sosial masyarakat di suatu tempat
yang diceritakan dalam novel.
B.
BERBICARA
Menanggapi
Hal yang Menarik Dari Kutipan Novel Remaja Terjemahan
Dalam sebuah
novel terdapat beberapa unsur pembentuknya, yaitu sebagai berikut.
1. Tema,
merupakan ide pokok dalam cerita.
2. Tokoh dan
penokohan, adalah pelaku cerita dan watak pelaku.
3. Latar, merupakan
tempat, waktu, dan suasana yang melatarbelakangi cerita.
4. Sudut
pandang, merupakan kedudukan pengarang dalam cerita.
5. Amanat, adalah
nasihat/pesan yang ingin disampaikan pengarang dalam cerita.
Biasanya
novel berisi cerita kehidupan tokoh yang digambarkan secara urut oleh
penulisnya. Kelebihan dan kekurangan atau menarik dan tidak menariknya sebuah
karya sastra dipengaruhi oleh banyak hal. Di antaranya yaitu sudut pandang
apresian yang menilai karya tersebut, lingkungan karya, dan penulis karya.
Kemenarikan sebuah novel dapat diuraikan berdasarkan unsur-unsur intrinsiknya.
C.
BERBICARA
Menemukan
Masalah Utama Dari Berita yang Bertopik Sama Melalui Membaca Ekstensif
Berita merupakan
keterangan mengenai suatu kehadian atau peristiwa. Suatu peristiwa sering
diberitakan oleh beberapa media cetak. Meskipun yang diberitakan sama, namun
tetap ada perbedaan dalam hal sudut pandang, titik berat berita, dan gaya dalam
menyampaikan berita.
Membaca
ekstensif adalah kegiatan membaca sekilas tanpa mengurangi pemahaman inti
bacaan. Membaca ekstensif merupakan kegiatan membaca untuk mendapatkan informasi
dari bacaan sebanyak-banyaknya dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Pemahaman
gagasan pokok dapat diperoleh dengan cara:
1. Baca tiap paragraf yang ada dalam wacana.
2. Cari kalimat utama/pokok tiap paragraf.
3. Dari kalimat utama tersebut dapat dirumuskan
gagasan utama/pokoknya.
4. Susun gagasan pokok tersebut sebagai bukti
pemahaman terhadap wacana tersebut.
5. Dari gagasan pokok tersebut pilihlah sebuah
gagasan pokok yang paling umum dan dapat dijadikan masalah pokok wacana.
Cara menemukan masalah utama dari beberapa berita:
1. Baca tip berita yang ada secara cermat.
2. Temukan masalah pokok yang ada pada tiap berita.
(cara mencari masalah utama/pokok hampir sama dengan cara mencari kalimat utama
dalam paragraf.
3. Rumuskan masalah utama yang ada pada tiap berita.
4. Bila antar berita tersebut ada benang merahnya,
simpulkan masalah utama pada beberapa berita menjadi satu.
Sebuah
berita berisi tentang jawaban dari 5W+1H, yaitu what (apa), when (kapan),
where (dimana), who (siapa), why (mengapa),
dan how (bagaimana).
Apa : Jawaban berkaitan dengan benda
atau pembendaan atua hal.
Siapa : Jawaban berkaitan dengan orang
yang diberikan (pelaku atau korban).
Kapan : Jawaban berkaitan dengan waktu
(pada).
Di mana :
Jawaban berkaitan dengan tempat.
Bagaimana : Jawaban berkaitan dengan cara mencapai,
proses terjadinya, keadaan hal atau orang, bagaimana akibat yang ditimbulkan.
Mengapa : Jawaban berkaitan dengan sebab atua
alasan terjadinya sesuatu.
D.
MENULIS
Menulis
Rangkuman Isi Buku Ilmu Pengetahuan Populer
Menulis
rangkuman merupakan upaya menyarikan sebuah teks atau bacaan. Jadi, merangkum
sebuah buku adalah mengambil inti sari sebuah isi buku dan menuliskannya
kembali menjadi catatan ringkas. Adapun yang dimaksud dari buku pengetahuan
populer adalah buku yang berisi informasi mengenai pengetahuan yang sifatnya
banyak diketahui oleh masyarakat secara umum. Hal-hal yang harus diperhatikan
dalam membuat rangkuman buku adalah sebagai berikut.
1. Menyebutkan identitas buku (judul, pengarang,
penerbit, tahun terbit).
2. Membaca seluruh buku tersebut.
3. Memberi tanda pada istilah-istilah yang sulit.
4. Menggaris bawahi hal-hal yang dirasa penting.
5. Mencari pikiran utamanya.
6. Merangkai beberapa pikiran utama tersebut
sehingga membentuk paragraf baru.
SOAL
1. Novel merupakan karya sastra yang berbentuk?...
Jawaban :
Prosa
2. Novel hampir sama dengan?...
Jawaban :
Roman.
3. Latar dapat dibedakan dalam 3 unsur pokok
yaitu?...
Jawaban :
Latar tempat, latar waktu, latar sosial.
4. Membaca ekstensif adalah?...
Jawaban :
Kegiatan membaca sekilas tanpa mengurangi pemahaman inti bacaan.
5. Merangkum sebuah buku adalah mengambil inti sari
sebuah?...
Jawaban :
Isi buku dan menuliskannya kembali menjadi catatan ringkas.
Sumber :
LKS BAHASA INDONESIA Untuk SMP/MTs Hal
4-6
BAB 2
OLAHRAGA
A. MENDENGARKAN
Menemukan Pokok-Pokok Berita Yang Didengar Melalui Radio
Berita
adalah keterangan mengenai peristiwa yang hangat dibicarakan masyarakat. Berita
dapt diperoleh melalui media cetak dan elektronik. Mendengarkan berita melalui
radio atau TV memerlukan persiapan dan konsentrai. Berikut merupakan hal-hal
yang perlu diperhatikan ketika mendengar berita adalah:
1. Siapkan alat tulis.
2. Memastikan kondisi TV atau radio.
3. Mencatat hal-hal penting dari berita meliputi
jawaban atas pertanyaan apa, siapa, di mana, kapan, mengapa dan bagaimana.
Setiap
berita mempunyai informasi dalam informasi terdapat pokok-pokok berita.
Peristiwa yang layak diberitakan adalah peristiwa yang penting dan menarik.
Berita memuat informasi yang lengkap. Isi berita merupakan jawaban atas
pertanyaan-pertanyaan 5W+1H.
1. What, apa
yang diinformasikan.
2. Who,
siapa yang menginformasikan.
3. Where,
di mana peristiwa itu terjadi.
4. When,
kapan peristiwa terjadi.
5. Why,
mengapa peristiwa terjadi.
6. How,
bagaimana peristiwa itu terjadi.
Jawaban
atas pertanyaan-pertanyaan 5W+1H merupakan pokok-pokok berita. Pokok berita
adalah masalah utama yang dibahasa dalkam sebuah berita. Pada umumnya pokok
berita disampaikan di awal berita. Berikut beberapa hal untuk dapat
menyimpulkan berita.
1. Menyimak berita secara utuh atua keseluruhan dan
lengkap secara konsentrasi.
2. Memahami pokok-pokok berita dan menentukan
pikiran utamanya.
3. Menyusun pokok-pokok pikiran kembali dan
menganalisisnya.
4. Menarik kesimpulan isi berita.
B.
BERBICARA
Mengomentari
Kutipan Novel Remaja Terjemahan
Novel merupakan
salah satu jenis karya sastra yang memiliki unsur intrinsik dan ekstrinsik
dalam pembentukannya. Novel adalah cerita panjang yang mengandung rangkaian
cerita kehidupan di antara tokoh-tokohnya dengan menonjolkan watak tiap
pelakunya. Novel juga merupakan gambaran masyarakat pada zamannya. Sedangkan
novel terjemahan adalah novel hasil karya pengarang asing atau daerah yang
kemudia diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Di dalam novel terjemahan juga
terdapat unsur pembangun novel, yaitu unsur intrinsik dan ekstrinsik.
Pengertian
dari mengomentari adalah memberikan komentar atau tanggapan. Mengomentari kutipan
novel berarti memberikan tanggapan terhadap kutipan novel yang disajikan. Dalam
hal ini, sebagaimana diketahui bahwa hal-hal yang dapat ditanggapi dari sebuah
novel meliputi kisahan yang menjadi isi dari novel tersebut. Isi kisahan
tersebut tersusun dari adanya unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik yang
membangunnya. Unsur-unsur tersebut menjadi sangat penting dalam upaya
memberikan komentar terhadap sebuah novel, karena hal ini kemenarikan dari
sebuah novel juga dapat diuraikan berdasarkan unsur-unsur tersebut.
Hal-hal
yang dapat dikomentari dari suatu kutipan novel adalah tema cerita, gaya
bahasa, penokohan, setting waktu, setting tempat, pesan cerita, dan
lain-lain. Sebuah komentar yang baik harus dapat menunjukkan keunggulan dan
kekurangan suatu novel, disertai kritik, pendapat, ataupun saran terhadap isi novel
dengan alasan yang logis.
C.
MEMBACA
Menjelaskan
Alur Cerita, Pelaku, Dan Latar Novel Remaja
Novel remaja
Indonesia adalah novel yang ceritanyan mengisahkan kehidupan remaja Indonesia
pada umumnya, termasuk perilaku, setting,
dan adat istiadat masyarakat Indonesia. Novel Remaja (populer) adalah novel
yang menampilkan masalah-maasalah yang aktual dan selalu menzaman. Novel remaja
memiliki massa yang banyak. Novel remaja disajikan sebagai perekam kehidupan
remaja dengan harapan pembaca akan mengenang kembali pengalaman-pengalamannya
sehingga merasa terhibur.
Novel
remaja terjemahan merupakan novel remaja yang telah diterjemahkan ke dalam
bahasa Indonesia. Novel jenis ini berisi cerita dari perilaku tokokh yang
berlatar budaya, kebiasaan, dan tempat tinggal di salah satu negara di luar
negeri. Misalnya, novel berjudul Si Cantik dan Si Buruk Rupa (Beauty and the Beast).
Unsur-unsur
yang membangun novel disebut unsur intrinsik, yaitu tema, alur, penokohan,
latar, sudut pandangn dan amanat.
1. Alur/Plot
Alur/
plot adalah jalan cerita/jalinan cerita atua urutan cerita dari awal sampai
akhir. Peristiwa-peristiwa yang jalin-menjalin dalam sebuah novel.
Bagian-bagian alur: paparan/perkenalan, tikaian/rumitan, klimaks/puncak
masalah, leraian, selesaian. Peletakan bagian-bagian alur akan menentukan jenis
alur. Ada tiga jenis alur, yaitu alur maju, alur mundur, dan alur campuran.
a. Alur maju (progesif), yaitu apabila peristiwa
bergerak secara terhadap berdasarkan urutan kronologis menuju alur cerita.
Tahapan alur maju meliputi: pengenalan masalah, pertikaian, puncak
masalah(klimaks), anti klimaks, penyelesaian masalah, cerita selesai.
b. Alur mundur (flash back progesif), yaiut terjadi ada
kaitannya dengan peristiwa yang sedang berlangsung. Pada alur mundur cerita dimulai
dari masa lalu, cerita masa sekarang, kemudia cerita masa yang akan datang.
c. Alur campuran,
merupakan alur yang dimulai dari awal/masa sekarang, masa lalu, kembali ke masa
sekarang, kemudia masa depan.
2. Pelaku/tokoh
Pelaku/tokoh
adalah individu rekaan yang mengalami peristiwa dalam cerita. Toko merupakan
penggerak alur, tanpa tokoh alur tidak akan pernah sampai pada akhir cerita.
Seorang tokoh yang memiliki peran penting dalam cerita disebut tokoh
inti/utama, sedangkan tokoh yang hanya melegkapi, melayani, dan mendukung
pelaku utama disebut tokoh tambahan/pembantu.
3. Latar/setting
Latar/setting
merupakan pelukisan tempat, hubungan waktu, dan suasana lingkungan sosial
terjadinya peristiwa. Latar berfungsi untuk menggambarkan situasi
psikologis/batin tokoh dan agar cerita semakin hidup.
D. MENULIS
Menulis Teks Berita Secara Singkat, Padat, dan Jelas
Berita merupakan sebuah laporan, pemberitahuan, pengumuman, cerita atau karangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat. Menulis berita merupakan suatu upaya menyampaikan kabar atau sebuah informasi mengenai sesuatu hal atau kejadian dalam bentuk tertulis.
Seorang penulis berita yang baik dapat menuliskan sebuah berita dengan lengkap dan komunikatif, sehingga pembaca berita dapat memahami segala seusatu yang disampaikan dalam berita tanpa kesulitan dan tanpa adanya kesalahan tafsir. Sumber penulisan berita adalah peristiwa atau hal-hal yang nyata yang benar-benat terjadi. Dalam menulis berita hindari memasukkan hal-hal yang tidak relevan. Gunakan kalimat aktif atau pendek. Mendahulukan hal-hal penting pada paragraf awal.
1. Syarat penulisan berita yang baik
a. Obyektif, yaitu berita harus ditulis apa adanya sesuai dengan fakta.
b. Berimbang, yaitu dalam mencari berita sebaiknya mewawancarai beberapa narasumber atau pihak yang terkait.
c. Lengkap, yaitu berita sebaiknya menjelaskan unsur 5W+1H.
d. Cermat, yaitu berita harus ditulis dengan teliti, benar, dan dapat dipertanggungjawabkan
e. Aktual, yaitu berita yang ditulis adalah kejadian, peristiwa yang masih hangat dibicarakan.
2. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menulis berita
a. Aspek bahasa (diksi, penggunaan tanda baca, keefektifan kalimat, kepaduan paragraf).
b. Aspek organisasi/sistematika (penataan, keutuhan ide, kelengkapan ide, kebaruan ide).
c. Aspek isi karangan (bobot ide, kesesuaian ide, keakuratan ide, kebermanfaatan ide).
3. Tahapan menulis berita
a. Penulisan garus besar berita dengan berpedoman 5W+1H.
b. Menulis berita berdasarkan garus besar berita.
c. Menyuntingkan naskah berita.
SOAL
1. Keterangan mengenai peristiwa yang hangat dibicarakan masyarakat disebut?...
Jawaban : Berita
2. Novel merupakan salah satu jenis karya sastra yang memiliki unsur?...
Jawaban : Intrinsik dan ekstrinsik
3. Mengomentari kutipan novel berarti memberikan?...
Jawaban : Tanggapan terhadapt kutipan novel yang disajikan
4. Alur mundur sering disebut?...
Jawaban : Flash back progesif.
5. Aktual adalah?...
Jawaban : Berita yang ditulis adalah kejadian, peristiwa yang masih hangat dibicarakan
Sumber : LKS BAHASA INDONESIA Untuk SMP/MTs Hal 13- 16
Menulis Teks Berita Secara Singkat, Padat, dan Jelas
Berita merupakan sebuah laporan, pemberitahuan, pengumuman, cerita atau karangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat. Menulis berita merupakan suatu upaya menyampaikan kabar atau sebuah informasi mengenai sesuatu hal atau kejadian dalam bentuk tertulis.
Seorang penulis berita yang baik dapat menuliskan sebuah berita dengan lengkap dan komunikatif, sehingga pembaca berita dapat memahami segala seusatu yang disampaikan dalam berita tanpa kesulitan dan tanpa adanya kesalahan tafsir. Sumber penulisan berita adalah peristiwa atau hal-hal yang nyata yang benar-benat terjadi. Dalam menulis berita hindari memasukkan hal-hal yang tidak relevan. Gunakan kalimat aktif atau pendek. Mendahulukan hal-hal penting pada paragraf awal.
1. Syarat penulisan berita yang baik
a. Obyektif, yaitu berita harus ditulis apa adanya sesuai dengan fakta.
b. Berimbang, yaitu dalam mencari berita sebaiknya mewawancarai beberapa narasumber atau pihak yang terkait.
c. Lengkap, yaitu berita sebaiknya menjelaskan unsur 5W+1H.
d. Cermat, yaitu berita harus ditulis dengan teliti, benar, dan dapat dipertanggungjawabkan
e. Aktual, yaitu berita yang ditulis adalah kejadian, peristiwa yang masih hangat dibicarakan.
2. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menulis berita
a. Aspek bahasa (diksi, penggunaan tanda baca, keefektifan kalimat, kepaduan paragraf).
b. Aspek organisasi/sistematika (penataan, keutuhan ide, kelengkapan ide, kebaruan ide).
c. Aspek isi karangan (bobot ide, kesesuaian ide, keakuratan ide, kebermanfaatan ide).
3. Tahapan menulis berita
a. Penulisan garus besar berita dengan berpedoman 5W+1H.
b. Menulis berita berdasarkan garus besar berita.
c. Menyuntingkan naskah berita.
SOAL
1. Keterangan mengenai peristiwa yang hangat dibicarakan masyarakat disebut?...
Jawaban : Berita
2. Novel merupakan salah satu jenis karya sastra yang memiliki unsur?...
Jawaban : Intrinsik dan ekstrinsik
3. Mengomentari kutipan novel berarti memberikan?...
Jawaban : Tanggapan terhadapt kutipan novel yang disajikan
4. Alur mundur sering disebut?...
Jawaban : Flash back progesif.
5. Aktual adalah?...
Jawaban : Berita yang ditulis adalah kejadian, peristiwa yang masih hangat dibicarakan
Sumber : LKS BAHASA INDONESIA Untuk SMP/MTs Hal 13- 16
Tidak ada komentar:
Posting Komentar